+62 852 254 154 16 support@cloudkece.com

Jenis-Jenis Web Hosting

Dalam dunia perhostingan, web hosting atau server web hosting terbagi menjadi beberapa jenis yang disesuaikan dengan kebutuhan website. Dalam artikel kali ini, Saya akan menjelaskan tentang Jenis-Jenis Layanan Web Hosting Yang Populer pada saat ini. Namun sebelumnya bagi Kawan yang baru di dunia pembuatan website, Saya sarankan untuk membaca terlebih dahulu artikel sebelumnya tentang Apa Itu Web Hosting? Pengertian Web Hosting dan Kegunaannya.

Berikut adalah jenis-jenis layanan web hosting yang populer pada saat ini beserta kelebihan dan kekurangannya:

1. Shared Hosting

Shared hosting adalah jenis layanan web hosting yang digunakan secara bersama oleh lebih dari satu pengguna dalam satu server hosting. Dalam satu server shared hosting, bisa terdapat beberapa pengguna yang saling berbagi resources, masing-masing dari pengguna tersebut memiliki ruang penyimpanan dan hak aksesnya sendiri-sendiri. Pengguna dalam shared hosting hanya dapat mengakses folder hosting miliknya sendiri, tidak dapat mengakses ke folder hosting milik pengguna lain.

Shared hosting merupakan layanan web hosting yang paling populer pada saat ini. Berikut kelebihan dan kekurangan dari shared hosting:

Kelebihan

  1. Murah. Biaya untuk menyewa layanan shared hosting ini lebih eknomis dibanding dengan layanan web hosting yang lain. Cocok untuk kantong pelajar/mahasiswa termasuk juga anak kos hehe.
  2. Mudah digunakan. Shared hosting lebih mudah digunakan, karena kita tidak perlu mengkonfigurasi server dari awal, semua sudah disediakan oleh penyedia layanan. Cocok bagi orang yang baru pertama kali membangun website.
  3. Efensien. Karena semuanya sudah disediakan oleh penyedia layanan sehingga kita tidak perlu repot-repot mengkonfigurasi sendiri server hosting dari awal yang dapat menghabiskan waktu dan tenaga yang cukup banyak.
  4. Support 24 jam dari penyedia layanan.

Kekurangan

  1. Terbatas. Kita terbatas dalam hak akses, kapasitas penyimpanan, sistem operasi hingga aplikasi yang dapat digunakan hanya menyesuiakan yang disediakan oleh penyedia, namun biasanya aplikasi yang disedikan sudah cukup lengkap.
  2. Riskan. Karena satu server yang digunakan secara bersama membuat shared hosting ini lebih beresiko baik dalam security nya maupun pembagian resources yang kadang tidak seimbang. Misal dalam satu server shared hosting terdapat salah satu hosting yang dibobol security nya atau overload dalam penggunaan resources, maka hosting lain juga akan beresiko terdampak.
  3. Hanya mampu menampung sedikit pengunjung. Karena resource yang terbatas dan harus saling berbagi, maka server shared hosting hanya mampu menampung sedikit pengunjung dalam satu waktu kunjungan, menyesuaikan dengan spesifikasi dari server shared hosting yang disewa.

Dapatkan layanan shared hosting murah berkualitas hanya di CloudKece.

2. VPS Hosting (Virtual Private Server)

VPS hosting atau virtual private server hosting merupakan layanan web hosting dalam satu server fisik yang dibagi menjadi beberapa server virtual. Hampir sama dengan shared hosting, kita masih harus berbagi resources dari server fisik namun hak akses satu server virtual sepenuhnya adalah milik satu pengguna. VPS ini satu level di atas shared hosting, VPS digunakan oleh webmaster yang levelnya sudah advanced dan traffic pengunjung dari website yang dikelola pun biasanya sudah besar.

Karena berbagai kelebihan dan kebebasan, VPS hosting juga tidak kalah populer dengan shared hosting pada saat ini. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan dari VPS hosting:

Kelebihan

  1. Fleksibel. Kita lebih bebas untuk mengkustomisasi server kita sendiri seperti memilih sistem operasi hingga aplikasi yang akan di-install disesuaikan dengan kebutuhan.
  2. Adminsitrasi penuh server virtual. Karena kita memegang hak akses tertinggi sebagai root atau administrator maka administrasi server sepenuhnya ada ditangan pengguna.
  3. Lebih aman. VPS server lebih aman jika memang kita selalu update dan upgrade aplikasi serta sistem operasi server sehingga mendapat patch terbaru dan terhindar dari bug.
  4. Stabil. VPS lebih stabil karena kita dapat menurunkan atau meninggikan resources sehingga pemasalahan downtime server berkurang.
  5. Lebih murah dibanding dedicated server.

Kekurangan

  1. Advanced. VPS ditujukan untuk webmaster yang levelnya sudah advanced karena kita harus memiliki pengetahuan dasar tentang cara konfigurasi server.
  2. Kurang efisiensi waktu dan tenaga. Kita harus meng-install dan mengkonfigurasi sendiri aplikasi-aplikasinya dari awal dan lebih rumit.
  3. Lebih mahal dibanding shared hosting.

Dapatkan VPS server Indonesia dan Singapura murah, cepat dan handal hanya di CloudKece.

3. Dedicated Hosting & Dedicated Server

Dedicated hosting dan dedicated server memiliki nama yang hampir sama, sehingga banyak orang yang menyamakan kedua layanan ini. Namun tahukah Anda bahwa sebenarnya keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Singkat saja:

  • Dedicated hosting adalah layanan server hosting yang berbentuk virtualisasi server yang memungkinkan pengguna untuk menyewa bagian server atau satu server penuh dengan kebebasan memilih sistem operasi yang akan digunakan sebagai tempat website dan bisnis online.
  • Dedicated server adalah layanan server hosting yang berbentuk satu server fisik, selain dapat memilih sistem operasinya sendiri pengguna juga dimungkinkan untuk memilih spesifikasi hardware yang akan digunakan untuk komputer server.

Persamaan dari keduanya adalah pengguna mendapatkan resources yang lebih besar dibanding shared hosting ataupun VPS hosting. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan dari dedicated hosting & dedicated server:

Kelebihan

  1. Resources lebih besar. Dengan resources yang lebih besar memungkinkan website anda dapat menampung traffic pengunjung yang lebih besar pula.
  2. Administrasi penuh. Sama seperti VPS hosting yang mendapatkan hak akses sebagai root atau administrator, maka administrasi server sepenuhnya ada ditangan pengguna.
  3. Fleksibel. Kita dapat memilih sistem operasi hingga spesifikasi hardware yang akan digunakan dalam komputer server.
  4. Jaminan keamanan. Tingkat keamanan dedicated hosting/server lebih tinggi karena satu server benar-benar dimiliki oleh satu pengguna.
  5. Satu server fisik hanya untuk satu pengguna.

Kekurangan

  1. Mahal. Dengan mendapatkan resources yang lebih besar dan fitur-fitur yang tidak ada di layanan hosting lain maka jelas biaya untuk menyewa layanan dedicated hosting/server lebih besar.
  2. Advanced. Sama seperti VPS hosting, pengguna diharus memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam penanganan server.
  3. Kurang efesiensi waktu dan tenaga. Pada dedicated server kita harus meng-manage sendiri server dari awal, namun jika dedicated hosting semua sudah diurusi oleh penyedia sehingga kita dapat fokus pada bisnis kita.
  4. Downtime tinggi. Jika melakukan upgrade atau downgrade maka akan mengalami downtime karena server harus dimatikan.

Itulah beberapa jenis layanan web hosting yang populer pada saat ini. Pemilihan jenis layanan web hosting yang sesuai dengan kebutuhan website dan bisnis online kita memang perlu, jangan sampai website atau bisnis online kita terganggu karena hosting yang digunakan tidak sesuai dengan kebutuhan serta tidak mampu menampung jumlah traffic pengunjung yang besar. Oleh karena itu sebelum Kawan menyewa layanan hosting untuk bisnis online, alangkah baiknya untuk membaca terlebih dahulu artikel Tips Memilih Hosting Yang Bagus Untuk Bisnis Online Anda.

Sekian dari Saya, semoga artikel kali ini dapat menambah wawasan Anda, sehingga Anda dapat merencanakan terlebih dahulu layanan hosting mana yang sesuai dengan kebutuhan bisnis online Anda.